Penataan Jalur Ekowisata Berbasis Pengamatan Satwa Liar di TWA Seblat
Durasi / Waktu
18 Bulan / 2025
Lokasi
Taman Wisata Alam Seblat, Bengkulu
Kemitraan
BKSDA Bengkulu
Judul Kegiatan
Penataan Jalur Ekowisata Berbasis Pengamatan Satwa Liar di TWA Seblat
Program
Pelestarian Habitat dan Keanekaragaman Hayati
Ringkasan
TWA Seblat merupakan kawasan konservasi penting di Bengkulu dengan kekayaan satwa liar yang tinggi, termasuk gajah Sumatera dan berbagai jenis burung serta mamalia lainnya. Potensi ini membuka peluang pengembangan ekowisata berbasis pengamatan satwa liar.
Namun, jalur pengamatan dan fasilitas pendukung belum tertata secara optimal. Proyek ini hadir untuk merancang jalur ekowisata yang aman dan terkelola, membangun fasilitas ramah lingkungan, serta memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis konservasi.
Tantangan yang Dihadapi
Jalur pengamatan satwa belum tertata dengan baik
Fasilitas pendukung masih terbatas
Data dan dokumentasi satwa belum terintegrasi dalam sistem wisata
Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan masih perlu diperkuat
Tanpa perencanaan yang tepat, potensi ekowisata belum dapat mendukung konservasi secara maksimal.
Tujuan Proyek
Proyek ini bertujuan untuk:
Menata jalur pengamatan satwa liar sebagai paket ekowisata minat khusus
Membangun fasilitas pendukung yang ramah lingkungan dan aman
Menyusun database dan dokumentasi keragaman satwa liar
Membentuk sistem pengelolaan ekowisata berbasis kolaborasi
Strategi Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan utama:
Survey dan pemetaan jalur pengamatan satwa
Penyusunan desain teknis jalur dan fasilitas pendukung
Pembangunan menara pengamatan, papan interpretasi, penanda jalur, dan fasilitas dasar
Dokumentasi dan penyusunan buku panduan satwa
Pembentukan dan pelatihan kelompok pengelola ekowisata dari desa penyangga
Durasi dan Pelaksanaan
Proyek ini dilaksanakan selama 18 bulan, mencakup:
Perencanaan dan penataan jalur ekowisata
Pembangunan fasilitas pendukung
Survey dan dokumentasi satwa liar
Pembentukan dan penguatan kelembagaan pengelola
Hasil yang Diharapkan
Jalur pengamatan satwa yang tertata dan terkelola
Infrastruktur ekowisata yang mendukung pengalaman wisata alam
Buku panduan dan database satwa liar TWA Seblat
Terbentuknya badan pengelola ekowisata berbasis masyarakat
Dampak
- Bagi konservasi
Mendukung perlindungan habitat dan menyediakan data untuk pengelolaan kawasan. - Bagi masyarakat lokal
Membuka peluang ekonomi melalui jasa pemandu, homestay, kuliner, dan usaha wisata lainnya. - Bagi pengunjung
Menyediakan pengalaman wisata edukatif yang aman dan berbasis konservasi.
Mitra dan Kolaborasi
Proyek ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara:
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu
Masyarakat desa penyangga kawasan
Tim konservasi dan ahli ekowisata
Mitra konservasi dan pengembangan masyarakat







Unduh Laporan Lengkap
Laporan lengkap berisi metodologi, hasil survey, desain jalur, dokumentasi satwa, serta rencana pengelolaan ekowisata secara rinci.

